Minggu, 21 Oktober 2007

Apa guna CRM itu?

Banyak perusahaan berusaha meningkatkan produktivitas, kualitas, dan pelayanan konsumen dalam berbagai cara.antara lain dengan Total Quality Management (TQM) dan Customer Relationship Management (CRM). Tentunya kita sudah sering mendengar tentang TQM, tetapi apakah CRM itu? CRM merupakan suatu pendekatan yang dilakukan oleh perusahaan yang menyadari pentingnya konsumen sebagai inti dari bisnis mereka, dimana kesuksesan perusahaan tersebut bergantung hubungan antar perusahaan tersebut dengan pelanggannya. CRM adalah tentang membangun kelangsungan hubungan jangka panjang dengan konsumen yang akan mempererat dan menambah nilai bagi perusahaan dan pelanggan itu sendiri baik secara online maupun tradisional. e-CRM yang efektif terjadi ketika panyedia jasa menyediakan layanan (pertolongan) online, informasi produk, perangkat untuk membantu interaksi konsuman antara lain dengan web, telepon, perangkat nirkabel atau personal contact. Dengan e-CRM kita dapat memiliki hubungan langsung dan partisipasi konsumen dalam hubungan bisnis.

Salah satu contoh pengalaman pribadi kami mengenai e-CRM adalah

Digital Library Binus dengan fungsi yang memudahkan mahasiswa untuk melakukan peminjaman buku perpustakaan secara online. Tidak hanya peminjaman, digital library binus juga menyediakan layanan penelusuran informasi, katalog koleksi perpusatakaan, perpanjangan masa peminjaman via web, booking koleksi buku via web, e-Book, e-artikel, news dan event, info pustaka.

Universitas Bina Nusantara juga mengadakan kerja sama dengan suatu jurnal online untuk mempermudah mahasiswanya dalam pencarian buku, yang terdiri dari :

§ e-jurnal proquest, untuk mengakses jurnal-jurnal secara online.

§ Jurnal Online Emerald Insight, yaitu penerbit database akademik dan literatur elektronik berbahasa Inggris yang terfokus pada 3 bidang ilmu, yaitu: bisnis & manajemen, ilmu perpustakaan & informasi, dan teknik.

Dengan penggunaan konsep e-CRM tersebut, Bina Nusantara selaku universitas dapat memberikan pelayanan dan jasa, kapanpun, dimanapun kepada para mahasiswa dengan mudah dan cepat secara online karena dihubungkan langsung dengan database perpustakaan. Layanan online dapat diakses melalui

§ www.binus.ac.id

§ http://binusmaya.binus.ac.id

§ http://library.binus.ac.id


Contoh gambar :

1. Login binus library
















2. Search berbagai koleksi perpustakaan



















3. Booking Buku













4. Saran Pengadaan Buku


















5. Link ke Proquest


















6. Link ke Emerald Insight

Kamis, 18 Oktober 2007

e-SCM di d'Cost Kemang

Sehubungan dengan pentingnya ketepatan waktu dalam rangka menjamin kepuasan konsumen maka produsen harus menjamin tersedianya kebutuhan konsumen secara cepat dan berkualitas. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, maka terciptalah sistem SCM atau yang dikenal dengan Supply Chain Management yang pada akhirnya semakin berkembang menjadi e-SCM di mana e-SCM adalah suatu perencanaan, pengorganisasian, pengaturan dan pengawasan atas aliran material dengan perantara elektronik sehingga menciptakan rantai yang dimulai dari supplier bahan baku menuju ke produsen untuk diproses selanjutnya barang jadi dikirim ke distributor (grosir dan eceran) dan konsumen. Tujuannya adalah memaksimalkan nilai dan meminimalkan biaya.

Dalam penelitian e-SCM kami melakukan kunjungan untuk meneliti restoran D-cost yang berlokasi di daerah Kemang. D-cost merupakan suatu restoran yang menyediakan masakan seafood dengan motto “mutu bintang lima harga kaki lima” dimana berarti harga yang mereka tawarkan lebih murah dibanding restoran lain yang berlokasi di kemang, tetapi setelah kami cicipi, harga makanan yang ditawarkan bila dibandingkan dengan harga restoran seafood lain di Jakarta tergolong relatif mahal karena porsi yang diberikan relatif kecil. Berikut penilaian kelompok kami terhadap restoran d-cost secara keseluruhan.
e-SCM (Supply Chain Management)

Kriteria Penilaian


Supplier : Kesegaran bahan **
Kelengkapan menu ***
Manufacture : Waktu proses ***
Rasa makanan **
Tampilan makanan ***
Service : Kecepatan melayani ****
Keramahan ***
Ketelitian **
Suasana restoran ***
Kebersihan *

Keterangan :
* : Buruk
** : Kurang
*** : Cukup
**** : Baik
***** : Sangat Baik

Sistem e-SCM yang digunakan oleh restoran d-cost dilakukan dengan cara pencatatan pesanan pelanggan menggunakan PDA yang bersistem WiFi. Ketika pesanan tersebut dicatat, data-data tersebut langsung dikirimkan ke beberapa bagian yang meliputi : dapur, kasir, bar dan office. Sehingga pelayanan yang mereka berikan dapat menjadi lebih cepat karena terhubung secara digital dan berjaringan secara online dengan menggunakan internet. Hal tersebut juga berhubungan dengan kepuasan pelanggan dimana pastinya pelanggan menginginkan servis yang sangat cepat. Selain itu e-SCM dapat diterapkan pada hubungan antara restoran dengan supplier sehingga dapat menjamin ketersediaan dan kesegaran bahan baku. Tetapi pada pelaksanaannya, hubungan antara restoran d-cost dengan suppliernya kurang terlaksana dengan baik. Terbukti dengan habisnya beberapa menu ketika kami berkunjung kesana serta kurang segarnya makanan yang dihidangkan. Kesalahan pada pemesanan dan masalah kebersihan juga perlu dikurangi agar tidak mengurangi penilaian konsumen.

Minggu, 23 September 2007

NTT DoCoMo ••• Mari berimajinasi dengan teknologi ^^

NTT DoCoMo (berhubungan dengan blog sebelumnya), tampaknya memiliki pandangan yang sangat jauh kedepan. Setelah berhasil mengembangkan jaringan internet cepat melalui perangkat ponsel yang multifungsi, NTT DoCoMo terus memperluas jaringannya dan menjalin kerja sama ke berbagai negara.

Menjadikan ponsel sebagai suatu perangkat yang membantu kita semua untuk melakukan berbagai aktivitas apapun. Dengan hanya membawa satu perangkat saja dapat kita gunakan untuk berbagai macam hal. Begitulah kira-kira visi yang akan digapai oleh NTT DoCoMo. Untuk mencapai visi tersebut, NTT DoCoMo berupaya agar setiap orang memiliki ponsel aplikatif tersebut secara pribadi. Dan misi tersebut telah dijalankan di negara asalnya yaitu Jepang dengan penawaran harga ponsel yang sangaat-sangat murah. Upaya untuk menutup kerugian harga yang murah tersebut dapat dilakukan dikemudian hari, yang terpenting hal tersebut dapat meningkatkan jumlah pengguna ponsel; ujar president & CEO NTT DoCoMo, Masao Nakamura.

Kami memperkirakan untuk beberapa tahun kedepan, ponsel dapat diaplikasikan untuk berbagai kegunaan sebagai berikut :
  1. Dengan hanya menggenggam ponsel, seseorang dapat diukur suhu, kondisi dan segala macam yang berhubungan dengan tubuhnya. Teknologi tersebut menyerupai alat pengecek darah yang telah ada sekarang ini. Hal ini merupakan perkembangan teknologi di bidang kesehatan.
  2. Ponsel sebagai alat untuk mengurangi resiko kecelakaan; misalnya apabila terjadi gempa bumi, seismograf secara otomatis mengirimkan sinyal-sinyal melalui jaringan internet kepada setiap pemilik ponsel untuk selalu waspada. Sama halnya seperti kebakaran, setiap gedung memiliki sebuah sensor yang dapat mengirimkan sinyal-sinyal kepada setiap pemilik ponsel di gedung tersebut.
  3. Dengan teknologi berbasis GPS, ponsel dapat mengakses data-data kemacetan lalu-lintas secara online sehingga para pengendara mobil dapat menghindari kemacetan tersebut.
  4. Mungkin para pemilik kendaraan juga dapat mengendalikan kendaraannya melalui ponsel agar dapat menjemput mereka misalnya di lobby sebuah hotel, dengan teknologi GPS dengan metode sensormatic yang telah ada pada mobil-mobil sekarang yaitu vvti (seperti vallet parking tetapi tanpa dikemudikan supir ^0^).
  5. Pengendali lainnya seperti untuk menghidupkan AC dari jarak yang jauh agar kita yang lelah dalam perjalanan dapat disambut dengan udara yang sejuk di rumah :P
Dan masih banyak ide-ide lainnya yang memudahkan kita dan tidak dapat kita sebutkan disini, oleh karena itu marilah berimajinasi dan membantu mewujudkannya ^-^!!

Minggu, 16 September 2007

DoCoMo??moBiLe coMMerCe??apA iTUu???

Dewasa ini, mobilitas menjadi suatu kebutuhan yang sangat mendesak. Sehingga memunculkan suatu kebutuhan akan adanya suatu teknologi yang memudahkan penggunannya untuk mengakses informasi di mana saja dan kapan saja, tetapi menggunakan perangkat yang praktis dan mudah dibawa ke mana saja. Hal tersebut mendorong munculnya teknologi Mobile-Commerce. Apa itu? Penasaran? Mari menuju ke pembahasan selanjutnya.

Mobile commerce adalah proses membeli dan menjual barang dan jasa melalui perangkat nirkabel seperti telepon selular dan PDA. Diketahui sebagai generasi berikutnya dari e-commerce, m-commerce memungkinkan penggunanya untuk mengakses internet di mana saja tanpa batasan tempat. Teknologi ini berdasarkan teknologi WAP.

Dengan menggunakan teknologi nirkabel dapat mempercepat, lebih aman, dan memberikan kesempatan yang lebih luas dalam penggunaannya, sehingga muncullah suatu spekulasi bahwa m-commerce dapat melangkahi e-commerce dalam teknologi transaksi perdagangan digital. Contoh-contoh industri yang dipengaruhi oleh m-commerce adalah :
· Layanan keuangan, di mana di dalamnya termasuk mobile banking, sebagai jasa perantara di mana kegiatan perdagangan saham dapat dilakukan melalui perangkat tersebut.
· Telekomunikasi, di mana perubahan jasa, pembayaran tagihan, dan melihat tagihan dapat dilakukan sekaligus dengan menggunakan perangkat tersebut.
· Pelayanan/penjualan dalam jumlah kecil, di mana konsumen diberikan kemampuan untuk menempatkan dan membayar pesanan di mana saja.
· Jasa informasi, yang termasuk di dalamnya berita keuangan, berita olahraga, dan laporan lalu lintas pada perangkat mobile.

Aplikasi mobile commerce adalah kombinasi dari suara, data, gambar, audio & video dalam satu perangkat nirkabel yang dapat menjadi mungkin selama Internet II.

Sehubungan dengan mendesaknya kebutuhan akan teknologi yang semakin menggila dewasa ini, maka berbagai macam perusahaan telekomunikasi berlomba-lomba untuk menyediakan layanan yang mendukung penggunaan mobile-commerce.

Salah satu perusahaan telekomunikasi yang berkecimpung di bidang mobile-commerce adalah NTT DoCoMo yang merupakan sebuah perusahaan Jepang.

NTT DoCoMo adalah salah satu perusahaan yang memimpin pasar mobile communication di dunia. NTT DoCoMo merupakan pelopor dalam usaha meningkatkan kecepatan jaringan yang mendukung mobile communication. NTT DoCoMo menyediakan layanan Wi-Fi dengan kecepatan tinggi hingga 11 Mbps untuk PDA dan mobile PC. Dalam masa transisi antara teknologi 3.5G menuju 4G, NTT DoCoMo sekarang ini sedang mengembangkan penelitian untuk menciptakan jaringan dengan kecepatan yang lebih tinggi dan kapasitas yang lebih besar.

Sumber:
http://searchmobilecomputing.techtarget.com/sDefinition/0,,sid40_gci214590,00.html
http://www.nttdocomo.com
Laudon, Kenneth C. & Carol G. Traver. 2001. E-Commerce. Addison Wesley.

Minggu, 09 September 2007

Perbedaan e-Business dan e-Commerce

Electronic Business, atau e-Business, adalah suatu proses bisnis yang berhubungan dengan sistem informasi. Metode e-Business, memungkinkan perusahaan untuk berhubungan dan mengakses data internal dan eksternal dengan proses yang lebih efisien dan fleksibel, agar berhubungan lebih erat dengan pemasok dan mitra usaha, dan untuk lebih memuaskan keinginan dan harapan pelanggan.

Dalam prakteknya, e-Business lebih berfokus pada strategi dengan fungsi yang menggunakan kemampuan elektronik, sedangkan e-commerce adalah suatu kumpulan dari keseluruhan strategi e-Business. E-commerce dicari untuk menambahkan aliran pendapatan dengan menggunakan internet untuk membangun hubungan dengan klien dan mitra usaha dan mengembangkan efisiensi dengan menggunakan strategi “Empty Vessel”. Terkadang e-commerce melibatkan aplikasi dari sistem manajemen pengetahuan.

E-business melibatkan seluruh rantai nilai dalam proses bisnis : pembelian elektronik dan manajemen rantai pasokan, memproses pesanan secara elektronik, mengatur pelayanan pelanggan dan bekerjasama dengan mitra usaha. Standar teknis khusus untuk e-business adalah memfasillitasi adanya pertukaran data antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain. Solusi software e-business memungkinkan integrasi antara intra dan inter proses bisnis perusahaan. E-business dapat diatur melalui internet, intranet, dan/atau extranet.

E-commerce adalah suatu tipe model bisnis atau segmen dari model bisnis yang memungkinkan sebuah perusahaan atau individu untuk menjalankan bisnis melalui jaringan elektronik. E-commerce beroperasi pada keempat segmen pasar utama : b2b,b2c, c2c, c2b.

Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Electronic_business
http://www.answers.com/topic/electronic-commerce?cat=biz-fin

weLcoMe 2 oUr bLog...

Selamat datang di blog milik kelompok1....
Kami menamakan blog ini dengan Panic yang merupakan singkatan dari nama-nama anggota kelompok kami yaitu Probo, Aldhan,Nina, dan Catherine.
Lewat blog ini,kami ingin menuliskan berbagai macam hal yang ingin kami bagikan kepada berbagai pihak.....

Jadi,marilah bergabung ke dalam dunia kami.....